PERSEKONGKOLAN DAJJAL TELAH BERAKHIR - 1
May 15, 2009Kehidupan dunia ini adalah
sesuatu yang sementara yang di dalamnya baik dan jahat, keindahan dan keburukan
muncul, manusia sedang diuji dengan perilakunya, dan dengannya orang beriman dan
orang tidak beriman dibedakan satu dari yang lainnya. Allah Mahakuasa, Yang
telah menciptakan segala sesuatu dan ujian ini, telah pula menciptakan musuh
dalam bentuk seorang pengingkar dan pelaku kejahatan untuk dihadapkan melawan
orang-orang beriman sebagai bagian dari ujian. Para pengingkar ini, yang
melawan para nabi, rasul, dan kaum beriman sepanjang sejarah, di saat ketika
hadits Nabi Muhammad SAW mengabarkan kepada kita bahwa Nabi Isa AS dinantikan
kembalinya ke Bumi, dengan kata lain Zaman Akhir, adalah "Dajjal",
atau Antikristus.
Dajjal adalah sebuah kata dalam
Bahasa Arab, yang diturunkan dari akar kata "dajl". Kamus-kamus
mengartikan Dajjal sebagai "pendusta, penipu, penghasut, dan orang
terlaknat yang mengaburkan pemikiran, hati, kebaikan dan kejahatan, kebenaran
dan kesalahan, yang menyembunyikan wajah sesungguhnya tentang suatu hal dengan
cara menutupinya, yang mengembara ke setiap tempat".
Hadits-hadits menyebut Dajjal
sebagai kekuatan jahat terbesar yang muncul pada akhir zaman. Dajjal, yang akan
berusaha menjalankan sistem pemerintahan setan dengan cara memusuhi utusan
Allah pada Zaman Akhir ketika berlangsung peristiwa-peristiwa luar biasa,
barangkali adalah seorang pengingkar terburuk sepanjang masa. Nabi kita,
Muhammad SAW, menjelaskan besarnya kejahatan Dajjal sebagai berikut:
"Tidak ada
penciptaan (yang menimbulkan prahara lebih besar) dibandingkan Dajjal sejak
penciptaan Adam hingga Zaman Akhir". [i]
Diriwayatkan di dalam
hadits-hadits bahwa Dajjal adalah seorang penipu yang menggambarkan kebenaran
sebagai kebatilan dan kebatilan sebagai kebenaran, dan kebaikan sebagai
kejahatan serta kejahatan sebagai kebaikan. Sebagaimana kita diberitahu dalam
hadits "Dia akan pula memiliki Surga
dan Neraka bersamanya. Walaupun Surganya akan nampak seperti Surga, sebenarnya
itu adalah Neraka, dan begitu juga, meskipun Nerakanya akan nampak seperti
Neraka, sebenarnya itu adalah Surga," [ii], setiap sesuatu
yang ia nyatakan indah sebenarnya adalah kejahatan yang akan menimpakan bencana
bagi umat manusia. Dan nilai-nilai yang ia gambarkan sebagai kejahatan
sebenarnya bermanfaat dan untuk kepentingan umat manusia. Namun karena sebagian
orang tidak memandang peristiwa-peristiwa menurut nilai-nilai ajaran Al Qur’an
dan As Sunah Nabi Muhammad SAW, mereka akan tersesatkan oleh hal-hal yang
diserukan Dajjal dan akan mengikutinya, sembari tidak peduli menjauhkan diri
dari jalan Allah, yang seharusnya mereka ikuti. Mereka akan melihat betapa itu
adalah kekeliruan besar akibat suasana penindasan yang akan dibangun Dajjal.
Untuk alasan inilah Nabi Muhammad SAW telah memperingatkan umat manusia dan
menyuruh orang-orang untuk bertindak berdasarkan pengetahuan bahwa apa yang
digambarkan Dajjal sebagai kejahatan sebenarnya adalah kebaikan:
"Dajjal akan
muncul. Dan akan ada besertanya air dan api. Apa yang dilihat orang sebagai air
sesungguhnya adalah api yang membakar. Dan apa yang nampak sebagai api
sebenarnya adalah air. Barang siapa diantara kalian yang mendapatinya hendaknya
mencebur ke dalam apa yang dilihatnya sebagai api, karena itu adalah air segar,
murni" [iii].
Posted by infocrew